Democracy Forum IV (BDF) masih terkait dari pembahasan Arab Spring yang terjadi di Timur Tengah. Mesir adalah Negara yang menarik perhatiannya. Dan Indonesia dianggap sangat penting yaitu tentang Demokrasinya.
NUSA-DUA, EXTREMMEPOINT.COM : - Housni Mubarak tu
run dari kursi kepresidenan Februari lalu, Mesir mulai menghadapi perubahan demokrasi, bahkan sudah melakukan pemilihan umum (Pemilu) untuk yang pertama kalinya. Dan Pemilu pertama sedang berlangsung serta untuk sementara Kelompok Ikhwanul Muslimin memimpin.
Hisham Nagi, Kuasa Perwakilan Mesir untuk Indonesia mengatakan, “ Amat pentingnya forum yang sudah berjalan empat tahun itu. Dan kami selalu mendapatkan ide-ide baru dari forum ini. Meski saat ini kami mengalami proses perubahan, kami tetap yakin waktunya akan tiba buat Mesir untuk menjalankan Demokrasi secara utuh.”
Sampai detik ini proses Demokrasi di Mesir terus berlanjut. Akan tetapi proses tersebut masih terhambat dengan adanya protes menuntut agar pihak Dewan Militer Mesir untuk segera menyerahkan kekuasaannya kepada Sipil.
Pengamat Politik Heri SP mengatakan, “Jika dalam situasi seperti itu Mesir memberikan kekuasaan pada Sipil maka Stabilitas Nasional akan terganggu karena sifat orang Sipil tidak tegas dalam memberikan keputusan, juga mereka tidak menguasai pengetahuan kemiliteran dalam hal berbangsa dan bernegara, kalau militer pasti menguasai ilmu-ilmunya sipil bahkan praktek mengenai kesipilan. Jadi untuk sementara biarlah pihak Militer yang mendudukinya dan rakyat Mesir sekarang mencari figur untuk penguasanya seperti Indonesia pada saat itu tetapi apa yang didapat akhirnya tetap kembali ke militer kan, ketika Rakyat Mesir sudah sejahtera disegala bidang, lambat laun kekuasaan itu pasti akan berpindah ke Sipil.”(YOKX)






service PC, notebookHardware, softwarewindows xp, vista, macMake Original SoftwareJl. KArtini 30 Surabaya 
KANTOR HUKUM/ LAW FIRM