Pengembang teknologi ramah lingkungan yang dipelopori oleh Telkomsel yaitu pemanfaatan Base Transceiver Station (BTS) tenaga air dan hal itu adalah yang pertama di Asia diterapkan.
SURABAYA, EXTREMMEPOINT.COM : - Sumber teknologi itu dihasilkan dari pemicu air yang memanfaatkan genset, dan untuk lebih menghemat lagi diperlukan kolaborasi dengan Exhaust Fan.
Menurut pengembang tehnologi, Sigit Dwi Handoko, "Ruangan jika ingin dingin biasanya memakai AC dengan energi 3.000 watt, hal ini cukup boros dan cepat panas, sedangkan untuk teknologinya, cukup menggunakan system DC yang hanya butuh 250 watt, adapun hasil sirkulasinya lebih cepat dan lebih dingin untuk suhu udara dalam ruangan.”
Dengan teknologi ini dapat menghasilkan energi 6.000 watt sedangkan kebutuhan untuk satu BTS adalah sekitar 5.000 watt, hal ini dapat menghemat biaya yang akan dikeluarkan secara tidak langsung membuat Profit ataupun keuntungan perusahaan akan bertambah, dan penerapan teknologi ini di BTS Gorontalo. Disamping itu juga ada produk ramah lingkungan seperti solar cell, fuel cell, hotel BTS dan mikrohidro untuk 2.000 BTS lebih.(YOKXX)


service PC, notebookHardware, softwarewindows xp, vista, macMake Original SoftwareJl. KArtini 30 Surabaya 
KANTOR HUKUM/ LAW FIRM