LINK-UP, EXTREMMEPOINT.COM : - Grand Prix Bahrain tetap dapat berlangsung sesuai rencana pada 22 April 2012 meskipun terjadi kekerasan di Teluk itu begitu keyakinan Bos Formula 1, Bernie Ecclestone.
Menurut Ecclestone,” ''Saya tidak merasa ada hal yang serius. Tidak ada perubahan dalam posisi kami. Meski kekerasan kembali terjadi di Bahrain saat perayaan ''Hari Kemarahan'' yang berlangsung 14 Februari lalu.
''Jika warga di Bahrain (pemerintah) mengatakan, 'Lihat Bernie, tidak akan bagus buat kamu datang ke sini,' maka saya akan berfikir lagi. Itu yang mereka katakan tahun lalu,''tambahnya pada Link-Up, extremmepoint.com.
Aksi demo berlangsung di ibukota Manama dalam perayaan ''Hari Kemarahan'' dengan pasukan keamanan menembakkan gas air mata dan melempar granat ke kerumunan masa pendukung demokrasi.
Menurut Maryam al-Khawaja, kepala hubungan Internasional oposisi,"Pemerintah menjanjikan perubahan tahun lalu, tetapi ternyata tidak ada perubahan yang terjadi karena tidak adanya upaya untuk melakukan itu. Dan penyiksaan juga masih terjadi.''
''Saya mendengar laporan adanya pendemo yang dilempar dari atap dan yang lainnya mengalami patah kaki. Oleh karena itu F1 harus membuat pendirian dan membatalkan balapan,'' tambahnya pada LINK-UP, extremmepoint.com.
Menurut pendukung GP1 dari kelompok Anggota Parlemen Bahrain Inggris mengatakan,”Jika balapan tersebut tetap diadakan maka dapat dijadikan adanya kemungkinan Reformasi di Negara terwujud, karena dengan hadirnya beberapa ribu wartawan dan pengunjung internasional bisa merupakan tambahan otoritas dan dukungan reformasi yang tepet sasaran,”jelasnya dengan nada penuh harapan.



JAKARTA,EXTREMMEPOINT.COM
: -
Cara Manusia untuk mengenang leluhurnya banyak yang dilakukan sangat sentimentil,pembuktian 3 putra Bob Marley Sang raja Regge melakukan tour...

service PC, notebookHardware, softwarewindows xp, vista, macMake Original SoftwareJl. KArtini 30 Surabaya