ELIZABETH SUSANTI : Anaslah orang pertama yang terlibat dalam kasus tersebut, karena saya mempunyai bukti tentang kasus Wisma Atlit itu.
SURABAYA, EXTREMMEPOINT.COM : - Elizabeth Susanti kembali bernyanyi dihadapan Wartawan di Pengadilan Negeri Surabaya. Terdakwa Penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Elizabet yang disapa lisa ini punya bukti atas keterlibatan Anas Urbaningrum terhadap kasus Wisma Atlit. Senin (06/02). 
Kali ini Wanita yang berjilbab ini, kembali Mencokot nama Anas Urbaninggrum, yang katanya saat itu Ia (Elizabeth) masih bergabung dengan Demokrat. “Saya siap untuk mempertanggung jawabkan ini, karena semua bukti tentang Anas maupun Partai Demokrat ada pada saya,” ujar Lisa di Ruang Sari kepada extremmepoint.com, Senin (6/2) PN Surabaya. Masih dari Lisa. “Partai Demokrat sebelum berkuasa saya terlebih dulu yang membesarkannya bersama Anas, namun ketika saya seperti ini, mala dibiarkan begitu saja.
Masih dari Elizabeth, sedangkan terkait kasus Wisma Atlit, “Anaslah orang pertama yang terlibat dalam kasus tersebut, karena saya mempunyai bukti tentang kasus Wisma Atlit itu,”katanya. Kasus penipuan ini bermula dari Tumbar (DPO) yang menyampaikan mandat Dr H Rasiyo M.Si (Sekda Prov. Jatim) kepada Elizabeth, yang katanya ada mencari orang untuk masuk PNS dilingkungan Provinsi Jawa Timur tanpa tes, yang mana pembicaraan tersebut dibenarkan oleh Ahmad Zainun Nail (DPO), juga kepada si Terdakwa Elizabeth. Bahwa apa yang disampaikan Tumbar itu benar. Dan Elizabethpun menanggapinya benar. Karena Tumbar adalah orang yang dekat dengan Rasiyo.
Kemudian Elizabeth dan Tumbar merencanakan untuk bertemu dirumah Rasiyo. Dan dalam pertemuan itu Tumbar meminta kepada Elizabeth untuk setiap Calon PNS harus memenuhi beberapa persyaratan. Seperti.Surat lamaran kerja, Kartu Keluarga,SKCK, Ijasah Pendidikan Terakhir, foto ukuran 3x4 3 lembar, 4x6 3 lembar,surat kesehatan bersih dari Narkoba, KTP, uamg tanda jadi sebesar Rp 35 juta, dan uang muka sebesar Rp 10 juta. Kemudian omongan Tumbar ini, diteruskan Elizabeth ke Samiran dan ke Rita, untuk mau mencari orang untuk masuk PNS. Namun pembicaraan Tumbar dan Elizabeth ini akhirnya berbuntut panjang,karena korban merasa ditipu oleh Tumbar dan Elizabeth sehingga kasus tersebut sampai kerana hukum.
(ROB/KYY)






service PC, notebookHardware, softwarewindows xp, vista, macMake Original SoftwareJl. KArtini 30 Surabaya 
KANTOR HUKUM/ LAW FIRM