Situbondo (Extremmepoint.com) – Setelah cukup lama tiarap, aksi kejahatan dengan sasaran kantor pemerintah kembali terjadi di Situbondo. Rabu (28/9) dini hari, kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Situbondo disatroni sekawanan rampok. Pelaku berhasil masuk ke sejumlah ruangan kantor, setelah merusak pintu bagian belakang. Bahkan, dua brangkas yang ada di ruang bagian keuangan juga berhasil dibuka, setelah merusak paksa pintu brangkas. Meski begitu, kawanan penjahat itu terpaksa harus gigit jari. Sebab, dua brangkas yang dibongkar paksa itu ternyata kosong. Tidak sepeser pun uang tunai yang berada di dalamnya. Maklum, sejak maraknya kejahatan dengan sasaran brangkas kantor, Disnakertrans tidak pernah lagi menyimpan uang di brangkasnya. Praktis, kawanan pelaku pun harus pulang dengan tangan hampa.
“Kami memang tidak pernah lagi menyimpan uang dibrangkas, karena memang cukup rawan,” kata Kepala Disnakertrans Situbondo, Faridhurrahman, Rabu (28/9).
Aksi pembobolan kantor Disnakertrans Situbondo, itu diperkirakan terjadi lepas tengah malam. Saat itu, kondisi kantor yang berlokasi di Jalan PB Soedirman, Lingkungan Karangasem, Kelurahan Patokan, itu memang sedang sepi. Penjaga malam kantor, Pak Adriman, konon sedang tidur di bagian belakang kantor. Sehingga tidak tahu menahu jika kantor yang dijaganya kedatangan kawanan penjahat.
“Penjaga malamnya mengaku ketiduran, jadi tidak tahu kalau ada maling,” tukas seorang polisi saat olah tempat kejadian perkara (TKP).
Aksi pencurian itu sendiri baru diketahui pagi hari, saat beberapa staf Disnakertrans mulai masuk ke kantor. Mereka terkejut melihat dua brangkas sudah pindah dari tempatnya. Bahkan, dua pintu brangkas itu sudah tampak terbuka dalam kondisi rusak. Tahu begitu, di antara pegawai kantor tersebut segera mengontak aparat kepolisian, hingga langsung dilakukan olah TKP.
Dari situlah, diperkirakan pelaku masuk ke dalam ruang kantor setelah menjebol pintu bagian belakang. Berikutnya, pelaku juga merusak beberapa pintu ruangan. Lewat olah TKP, polisi juga menemukan beberapa sidik jari yang diduga kuat milik kawanan pelaku. “Kalau jumlah pelakunya, yang pasti lebih dari satu orang. Kami masih terus melakukan penyelidikan,” tegas Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Sunarto, Rabu (28/9).
Meski tidak ada barang yang digondol pelaku, namun polisi memastikan akan tetap mengungkap aksi kejahatan tersebut. Sebab, tidak menutup kemungkinan pelaku juga terlibat kejahatan di TKP lain. Apalagi, sasaran pelaku sudah jelas, yakni isi brangkas. Sehingga, kuat dugaan pelaku adalah kawanan spesialis brangkas. “Sejumlah anggota Reskrim sudah disebar untuk memburu pelakunya. Kami pasti akan tetap menyelidiki kasus ini,” timpal Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Mardjuki.( IWAN )





service PC, notebookHardware, softwarewindows xp, vista, macMake Original SoftwareJl. KArtini 30 Surabaya 
KANTOR HUKUM/ LAW FIRM