Suara Redaksi:Benhard Manurung,SH,Mhum.
“Oh Rebuplik Indonesia dan Ibu Pertiwi dimanakah eng
kau?sudahkah engkau melihat tunas-tunas bangsamu saat ini yang keadaanya sangat memprihatinkan baik dari segi nasioanlisme,patriotisme kebangsaan serta rasa cinta tanah air semuanya sudah sirna .
"Oh Sang Pejuang tidakah engkau juga merasakan secara roh meskipun dunia kalian sudah berbeda akan tetapi tidakah engkau rasakan rintihan,tanggisan putra putramu yang hidup terlunta lunta mengukir masa depan tak sampai tujuan,hidup di tanah milik sendiri tetapi menjadi buruh di tanah milik nenek moyang mereka. “
Fenomena seperti diatas tersebut telah terjadi dan dialami oleh bangsa kita baik yang hidup di Desa,kota ataupun metropolis sangat memprihatinkan .
Anak-anak dibawah umur harus mengkais rejeki dengan cara mengamen,mengemis ataupun melakukan tindakan Kriminal yang kesemuanya itu demi sesuap nasi tanpa peduli lagi memikirkan masa depan mereka berupa Pendidikan ataupun secara Phsycologis saat umur mereka adalah bermain dengan anak-anak sebayanya.
Para pakar politik,kaum Birokrat,legislatif juga sudah lupa akan amanah rakyat kepada mereka sesuia dengan janji-janji mereka sebelum menjabat yang selalu memberikan janji-janji yang indah seindah melodi cinta akan tetapi semuanya terjawab dengan lagu Pance “Kucari jalan terbaik” dan senandung lagu "Demi kau dan si Buah hati terpaksa aku harus begini (Korupsi)",Sungguh-sungguh ironis dan mengerikan keadaan fenomena bangsa kita yang sudah menggerogoti sendi-sendi kehidupan kebangsaan kita ,sama halnya penyakit kanker yang sudah kronis memasuki Stadium empat dan siap tunggu panggilan Sag Khalik.
Tokoh-toko agama,masyarkat,ormas,Lsm juga sudah lupa dengan akar mula-mula perjuangan sejak mereka terpanggil untuk menyuarakan keadilan,kebenaran sejak awalnya telah berubah wujud seperti halnya “Satria baja Hitam dengan sebutan berubah”.
Dari fenomena tersebut tersebut Rakyat hanya menginginkan satu adanya perubahan yang mencapai target sesuia dengan amanah UUD 1945 yaitu Rakyat berkeadialn,sejahtera,makmur (Gema Ripah Loh Jinawi) dan Rakyat tetap yakin masih ada Sang Pejuang baik dari sekumpulan mereka tersebut diatas yang masih mempunyai Nurani,Nasionalisme,Patriotisme kebangsaan dan kerakyatan tanpa pedulikan kepentingan kelompok apalagi kepentingan Pribadi.(SR)






service PC, notebookHardware, softwarewindows xp, vista, macMake Original SoftwareJl. KArtini 30 Surabaya 
KANTOR HUKUM/ LAW FIRM